Mancanegara

Menhan Inggris Imbau Siapkan Persediaan, Bahaya Ancaman Siber dan Terorisme?

Menhan Inggris Wes Streeting
Menhan Inggris Wes Streeting

Menhan Inggris, Wes Streeting, pada 22 Oktober 2026 mengimbau masyarakat Britania Raya (UK) menyimpan persediaan kebutuhan pokok untuk menghadapi kemungkinan serangan siber, cuaca ekstrem, dan terorisme yang didukung negara. Pemerintah juga meluncurkan kampanye Be Ready, dan sejumlah peritel melaporkan penjualan makanan kaleng, radio, serta senter melonjak setelahnya, menurut data program BBC Newsnight.

Streeting mengatakan masyarakat dan pelaku usaha perlu lebih memikirkan cara menghadapi bencana alam, serangan siber, atau terorisme yang didukung negara. Ia meminta warga lebih menyadari berbagai risiko baru yang dihadapi UK dan menyusun rencana untuk mengatasinya.

Ancaman Siber Disebut Makin Sering

Menurut Streeting, insiden siber akan terjadi "semakin sering". Ia mencontohkan celah keamanan kritis yang baru-baru ini ditemukan pada bahasa pemrograman yang menjadi tulang punggung banyak layanan internet.

Pemerintah berencana meluncurkan "percakapan nasional tentang ketahanan" untuk meningkatkan kesadaran publik. Program itu memuat panduan bagi rumah tangga soal persediaan makanan, air minum kemasan, dan perlengkapan pertolongan pertama.

Daftar Persediaan dari Menhan Inggris

Streeting meminta warga memastikan punya air tiga liter per orang per hari. Daftar lainnya meliputi makanan kaleng, makanan bayi, senter bertenaga baterai, dan pengisi daya ponsel portabel.

Barang-barang itu, kata dia, membantu rumah tangga bersiap menghadapi gangguan seperti banjir, pemadaman listrik, atau pipa air pecah.

Penjualan Senter dan Radio Melonjak

Banyak barang dalam daftar Streeting muncul di data penjualan yang dihimpun BBC Newsnight. Jaringan supermarket Iceland mencatat penjualan makanan kaleng naik 40 persen selama akhir pekan, dan air kemasan juga laris. Juru bicaranya menyebut konsumen jelas mendengarkan pesan pemerintah, sementara stok tetap memadai.

Robert Dyas melaporkan penjualan radio naik 160 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Di Maplin, radio naik 92 persen, power bank 106 persen, dan senter 284 persen. Datanya mencakup periode sejak pengumuman pemerintah dan dibandingkan dengan periode sama bulan sebelumnya. "Dalam hitungan jam setelah pengumuman kampanye Be Ready, kami melihat masyarakat langsung mencari kebutuhan dasar seperti senter, radio putar, dan power bank," kata Ollie Marshall, direktur pelaksana Maplin.

Peritel independen mencatat kenaikan lebih besar. Josh Pringle, pemilik toko daring Sgt Prepper's, mengatakan penjualannya naik hingga sepuluh kali lipat, sebagian besar dari pesanan radio putar tangan. Di Preppers Shop UK, penjualan melonjak 650 persen. Pendirinya, Lincoln Miles, menyebut semua yang berkaitan dengan hidup mandiri di luar jaringan listrik kini paling dicari.

Menanggapi data itu, Streeting menyampaikan kepada BBC Newsnight bahwa ia senang melihat warga mengambil langkah praktis. "Kita semua dapat berperan dalam membuat Britania Raya lebih tangguh," ujarnya.