Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memaparkan capaian dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Selasa (20/10/2026). Paparan dalam video akun Sekretariat Presiden itu mencakup pangan, pendidikan, kesehatan, energi, dan infrastruktur, bertepatan dengan dua tahun pelantikan keduanya pada 2024.
Video berjudul 2 Tahun Pertama Kerja Nyata untuk Negeri itu memuat deretan angka yang diklaim pemerintah. Teddy mengatakan program prioritas terus berjalan agar manfaatnya sampai ke masyarakat di seluruh penjuru negeri.
Di sektor pangan, pemerintah menyebut swasembada delapan komoditas sudah tercapai. Cadangan pangan nasional disebut menyentuh 5,2 juta ton, angka tertinggi dalam sejarah.
Bidang pendidikan mencatat 265 Sekolah Rakyat dibangun dan 30 ribu sekolah direnovasi. Sebanyak 43 ribu anak jalanan disebut kembali bersekolah, dan 288.180 layar interaktif sudah dibagikan ke sekolah. Insentif guru honorer naik 30 persen. Sebanyak 240 ribu guru PPPK paruh waktu direncanakan menjadi PPPK penuh waktu tanpa tes mulai Januari 2027. Program magang nasional diikuti 250 ribu peserta dengan gaji setara upah minimum kabupaten/kota (UMK).
Untuk kesehatan, pemerintah mencatat 22 rumah sakit baru dan 108 juta layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut sudah menjangkau 62 juta penerima manfaat. Di bidang perumahan, 400 ribu rumah selesai diperbaiki, sementara pembangunan Kampung Haji masih berjalan.
Sektor energi menjadi salah satu yang paling ditonjolkan. Pemerintah mengklaim swasembada energi lewat biodiesel B50, campuran 50 persen biodiesel dan 50 persen solar berbasis fosil. Sebanyak 26 proyek hilirisasi mulai dibangun, termasuk proyek baterai kendaraan listrik terbesar di Asia Tenggara.
Bank emas disebut mengelola 153 ton emas senilai Rp 360 triliun. Nilai investasi dalam dua tahun pertama tercatat Rp 3.923 triliun dan diklaim menyerap 5.485.944 tenaga kerja.
Pembangunan fisik mencakup lebih dari 9.000 kilometer saluran irigasi, 3.500 jembatan, 2.228 kilometer jalan lewat program Instruksi Presiden (Inpres), dan 3.000 titik air bor baru. Di laut, 100 Kampung Nelayan Merah Putih berdiri. Di olahraga, 17 stadion baru dan hasil renovasi diklaim memenuhi standar Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).
Pada pemberdayaan ekonomi, bunga pinjaman Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar turun dari 25 persen menjadi 8 persen bagi 16 juta ibu-ibu. Pengemudi ojek online disebut mendapat skema bagi hasil 92 persen.
Soal keuangan negara, pemerintah mengklaim menyelamatkan aset lebih dari Rp 54,8 triliun dan melunasi utang obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) senilai Rp 218,3 triliun. Sebanyak 2.900 badan usaha milik negara (BUMN) disebut ditutup, dengan penghematan anggaran hingga Rp 50 triliun per tahun. Di desa, 10 ribu Koperasi Desa Merah Putih diklaim sudah beroperasi.
"Dua tahun pertama telah dilalui, kerja nyata dan pengabdian terus berlanjut untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur," ujar Teddy.