Astera Primanto Bhakti dilantik sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (sekjen Kemenkeu) menggantikan Robert Leonard Marbun pada Jumat (23/10/2026). Pelantikan dipimpin Menteri Keuangan Suahasil Nazara di Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat.
Astera, yang akrab disapa Prima, sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Perbendaharaan. Ia pertama kali duduk di kursi itu pada 1 November 2022, lalu dikukuhkan kembali pada 23 Mei 2025.
Suahasil melantik Astera bersama sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya lain. "Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, pada Jumat (23/10/2026) saya, Menteri Keuangan, melantik Saudara-saudara dalam jabatan baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Saya percaya Saudara-saudara akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya," kata Suahasil.
Astera lahir di Jakarta pada 20 Januari 1968. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi jurusan Manajemen dari Universitas Jenderal Soedirman pada 1990, kemudian Master of Taxation dari University of Denver pada 1997.
Kariernya di Kemenkeu dimulai pada 1992 sebagai Penata Muda. Sejak itu ia berpindah-pindah jabatan di bidang perpajakan, kebijakan fiskal, pendidikan, dan pengelolaan keuangan negara.
Jalur pajak menjadi pijakan awalnya. Tahun 2004, Astera memimpin Bidang Administrasi dan Kerja Sama Perpajakan di Direktorat Jenderal Pajak. Dua tahun berselang ia menjadi Kepala Subdirektorat Peraturan Pajak Penghasilan, lalu pada 2007 memegang Subdirektorat Peraturan Pajak Penghasilan Badan. Di Direktorat Jenderal Pajak pula, pada 2009 ia menjabat Kepala Subdirektorat Perjanjian dan Kerja Sama Perpajakan Internasional.
Pada 2012, ia ditugaskan sebagai Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara di Badan Kebijakan Fiskal. Ia dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara pada 6 Februari 2015. Setelah nomenklatur jabatan di Kemenkeu berubah, jabatannya menjadi Staf Ahli Kebijakan Penerimaan Negara lewat pelantikan 3 September 2015.
Posisi puncak mulai ia pegang pada 23 Januari 2017 sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan. Pada 26 Juni 2018, Astera dilantik menjadi Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan. Empat tahun kemudian, tepatnya 1 November 2022, ia pindah ke Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan bertahan di sana hingga ditunjuk sebagai sekjen Kemenkeu.
Pada hari yang sama, Suahasil juga melantik Tri Budhianto sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan dan Nufransa Wira Sakti sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan. Neilmaldrin Noor dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak, sedangkan Hidayat Amir menempati posisi Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional.