Daerah

Karhutla Gunung Arjuno - Welirang Belum Padam, Api Menyebar di 5 Titik

Kebakaran di Gunung Arjuno 16/10/2026
Kebakaran di Gunung Arjuno 16/10/2026

Malang - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Jawa Timur, sejak Jumat (16/10/2026). Hingga Sabtu (17/10/2026) pagi, api belum sepenuhnya terkendali dan menyebar di sekitar lima titik, sehingga jalur pendakian di kawasan terdampak ditutup.

Api Pertama Muncul Jumat Pagi

Titik api pertama terdeteksi sekitar pukul 10.00 sampai 11.00 WIB. BPBD Kabupaten Pasuruan menyebut lokasi awalnya berada di RKW 03 Pasuruan, wilayah Desa Jatiarjo dan Dayurejo.

Menjelang sore hingga malam, kobaran api terlihat dari kawasan Pandaan sampai ruas tol arah Malang. Tim gabungan dari BPBD Jawa Timur, Mojokerto, Pasuruan, dan Tahura bergerak ke lokasi. Pukul 21.38 WIB, petugas masih memadamkan api secara manual.

Lima Titik Api Sabtu Pagi

Memasuki Sabtu pagi, api belum padam dan dilaporkan menyebar di lima titik: Putuk Bulak, Gua Gambir, Tung Wulung, Anjat, dan Gunung Ringgit. Jalur pendakian yang melewati kawasan terdampak langsung ditutup.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengatakan api masih belum bisa dijinakkan. "Sampai saat ini api masih belum terkendali sepenuhnya," ujarnya, seperti dilaporkan Suara Surabaya pada 17 Oktober 2026.

Medan Terjal, Angin Kencang

Pemadaman bertumpu pada tim darat dengan cara manual. Medan yang terjal dan angin yang kencang jadi hambatan utama. BPBD Pasuruan menyatakan helikopter water bombing (pemadaman dari udara dengan bom air) belum bisa diterjunkan pada tahap awal, dan kini mengajukan permintaan bantuan ke Pemprov Jawa Timur dan BNPB.

Kawasan ini sebetulnya bukan kali pertama terbakar. ANTARA mencatat kebakaran sebelumnya di Arjuno-Welirang sempat dikendalikan pada 15 September 2026. Gunung tersebut berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, yang mencakup Kabupaten Pasuruan dan sekitarnya.

Lokasi Api Beda-Beda di Laporan Media

Kumparan melaporkan titik api berada di Puncak Budug Asu, Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Sementara itu, BPBD Pasuruan menyebut titik awal di sisi Pasuruan. Perbedaan ini kemungkinan mencerminkan titik api yang berlainan atau waktu dan sumber pelaporan yang tidak sama.

Luas Lahan Terbakar Belum Diketahui

Belum ada angka resmi soal luas area yang terbakar. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur Satriyo Nurseno membenarkan karhutla di Gunung Arjuno. Ia menyebut tim Tahura dan BPBD sudah bergerak ke lokasi, sedangkan waktu munculnya api pertama dan luas lahan terdampak belum diketahui pasti, sebagaimana dilaporkan CNN Indonesia pada 16 Oktober 2026.

Data mengenai kerusakan tutupan hutan, kerugian pariwisata, maupun gangguan kualitas udara juga belum tersedia. Hingga Sabtu pagi, api di lima titik tersebut masih menyala dan jalur pendakian tetap ditutup.