Trump Borong 200 Pesawat Boeing di Beijing Saat Xi Beri Warning Taiwan

Donald Trump bertemu Xi Jinping di China

nusantaramerdeka.id — Presiden Amerika Serikat Donald Trump berhasil mengamankan kesepakatan pembelian 200 jet Boeing oleh China dalam kunjungan kenegaraannya ke Beijing pada Jumat (15/5/2026). Di tengah keberhasilan dagang tersebut, Presiden Xi Jinping memberikan peringatan paling keras mengenai risiko konflik bersenjata jika Washington salah menangani isu kemerdekaan Taiwan.

Pertemuan bilateral yang berlangsung selama 2 jam 15 menit di Balai Besar Rakyat ini menjadi tonggak baru hubungan dua kekuatan besar dunia. Kedua pemimpin sepakat membentuk kerangka “stabilitas strategis” untuk tiga tahun ke depan guna meredam tensi yang sempat memanas akibat krisis Iran dan persaingan teknologi global.

Dalam dialog tertutup, Xi Jinping menekankan bahwa isu Taiwan adalah garis merah yang tidak boleh dilanggar oleh Amerika Serikat. Ia memperingatkan secara eksplisit bahwa kedua negara berisiko mengalami benturan fisik atau konflik terbuka jika isu kedaulatan tersebut tidak ditangani secara benar oleh pemerintahan Trump.

“Tangani dengan baik, hubungan bertahan; tangani dengan buruk, kedua negara berisiko mengalami benturan atau konflik,” tegas Presiden Xi Jinping dalam forum tersebut sebagaimana dilaporkan juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun.

Baca Juga :  Pasukan Iran Serang Tiga Kapal Perang AS di Selat Hormuz

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas pengumuman Trump sebelumnya yang berencana mendiskusikan penjualan senjata ke Taiwan. Beijing memandang langkah tersebut sebagai ancaman terhadap stabilitas kawasan, meskipun Trump mengklaim kunjungannya bertujuan untuk menciptakan “persaingan yang terukur” dan perdamaian abadi.

Donald Trump menyambut baik komitmen China untuk membeli produk manufaktur dan pertanian Amerika Serikat dalam jumlah besar guna menekan defisit perdagangan. Selain jet Boeing, kedua negara juga menyepakati pembukaan kembali aliran energi global melalui jaminan keamanan di Selat Hormuz yang sempat terganggu akibat Perang Iran 2026.

“Satu hal yang dia setujui hari ini, dia akan memesan 200 jet. Itu hal yang besar. Boeing,” ujar Presiden Donald Trump dalam wawancara khusus dengan Fox News usai pertemuan tersebut.

Trump juga mengungkapkan kekagumannya pada gaya kepemimpinan Xi Jinping yang ia sebut sangat hangat namun fokus sepenuhnya pada urusan bisnis. Sebagai langkah diplomatik lanjutan, Trump secara resmi mengundang Xi Jinping untuk melakukan kunjungan balasan ke Amerika Serikat pada 24 September mendatang. ***

Baca Juga :  Iran Bentuk Dewan Baru, Bayang-Bayang Ayatollah Khomeini