Daerah

OTT KPK di Klaten Belum Dikonfirmasi, Ini Fakta yang Sudah Terungkap

Gedung KPK
Gedung KPK

HarianTerpercaya.com - Kabar operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Klaten, Jawa Tengah, beredar pada Kamis, 15 Oktober 2026. Sejumlah media melaporkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo diamankan, tetapi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kabar tersebut.

Informasi yang sudah dikonfirmasi sejauh ini berasal dari Kapolresta Klaten Kombes Pol Ari Cahya Nugraha. Ia membenarkan bahwa kepolisian membantu pelaksanaan tugas KPK, tetapi tidak menjelaskan apakah bupati benar-benar diamankan.

Kapolresta Klaten Benarkan Dukungan untuk KPK

Dalam keterangan kepada media, Ari menyebut Polresta Klaten memberikan dukungan teknis kepada KPK. Ia juga mengarahkan pertanyaan lebih lanjut kepada Humas KPK.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu fakta terverifikasi dalam perkembangan kabar OTT KPK di Klaten. Namun, dukungan kepolisian tidak otomatis membenarkan informasi mengenai penangkapan atau status hukum seseorang.

Hingga laporan media yang dirangkum dalam naskah ini diterbitkan, pimpinan KPK Setyo Budiyanto dan Fitroh Rohcahyanto belum memberikan jawaban atas permintaan konfirmasi. Belum ada pula keterangan resmi mengenai dugaan tindak pidana yang mendasari operasi tersebut.

Rumah Dinas Bupati Dilaporkan Diperiksa

Sejumlah media melaporkan tim KPK mendatangi rumah dinas Hamenang pada Kamis pagi, sekitar pukul 07.00 WIB. Bupati disebut kemudian dibawa ke Mapolresta Klaten untuk menjalani pemeriksaan.

Informasi itu masih bersumber dari laporan media dan belum dikonfirmasi KPK. Karena itu, lokasi serta status pemeriksaan Hamenang perlu menunggu penjelasan resmi dari lembaga antirasuah tersebut.

Media juga melaporkan adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan penggeledahan di rumah dinas. Rekaman yang beredar memperlihatkan sejumlah orang memasukkan bungkusan plastik ke bagasi mobil, tetapi isi bungkusan tersebut belum diketahui.

Rekaman itu belum cukup untuk memastikan adanya penyitaan barang bukti. Jenis barang yang diamankan, jika memang ada, masih memerlukan keterangan resmi dari penyidik.

Informasi Pejabat yang Ikut Diamankan Belum Terverifikasi

iNews melaporkan kabar bahwa KPK turut membawa ajudan pribadi bupati berinisial BR serta sejumlah pejabat dari Dinas Kesehatan, DPKAD, dan Inspektorat Klaten.

Namun, informasi tersebut belum dikonfirmasi KPK dan belum memiliki verifikasi silang yang memadai. Identitas maupun jumlah orang yang diamankan belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia.

Belum diketahui pula perkara yang sedang diselidiki, nilai uang yang mungkin terkait, pasal yang disangkakan, atau status hukum pihak-pihak yang disebut dalam laporan media.

Gubernur Jawa Tengah Menunggu Keterangan Resmi

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan prihatin atas kabar yang beredar dan menunggu keterangan resmi KPK. Sikap tersebut menunjukkan bahwa kepastian informasi masih diperlukan sebelum perkembangan kasus dapat dinilai lebih jauh.

Hamenang merupakan kader PDI-P yang menjabat Ketua DPRD Klaten pada 2019–2024. Ia dilantik sebagai Bupati Klaten pada 20 Februari 2025.

Kabar OTT ini muncul sehari setelah tasyakuran pelantikan Wakil Bupati Klaten Yulinda Pratiwi pada Rabu malam, 14 Oktober 2026. Namun, belum ada bukti yang menunjukkan hubungan antara kedua peristiwa tersebut.

Hingga informasi yang dirangkum dalam laporan ini tersedia, KPK belum mengumumkan secara resmi apakah OTT di Klaten benar terjadi atau menetapkan status hukum Hamenang maupun pihak lain yang disebut dalam pemberitaan.