nusantaramerdeka.id – Jakarta – Kasus Timothy Ronald kini menjadi sorotan publik setelah pendiri Akademi Crypto itu dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan investasi trading mata uang kripto. Laporan tersebut diajukan oleh pelapor berinisial Y dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan awal oleh kepolisian.
Secara garis besar, laporan ini berangkat dari aktivitas investasi kripto yang melibatkan komunitas Akademi Crypto, sebuah platform edukasi berbasis Discord yang didirikan Timothy Ronald bersama Kalimasada sejak 2022. Dugaan utama mengarah pada pemberian sinyal investasi yang berujung kerugian besar bagi anggota.
Laporan Polisi dan Dugaan Modus Penipuan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto membenarkan adanya laporan tersebut.
“Benar, ada laporan terkait kripto oleh pelapor inisial Y,” kata Budi saat dikonfirmasi, Senin (12/1/2026).
Menurutnya, laporan polisi telah terdaftar sejak Jumat (9/1/2026) dan masih berstatus lidik. Dalam praktiknya, penyidik tengah menganalisis barang bukti serta menjadwalkan klarifikasi terhadap pelapor dan saksi pada Selasa (13/1/2026).
Yang jadi sorotan, pelapor mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 3 miliar akibat janji potensi keuntungan 300 sampai dengan 500 persen dari aktivitas trading kripto.
Peran Akademi Crypto dan Sinyal Investasi
Akademi Crypto dikenal sebagai komunitas edukasi kripto yang menawarkan modul pembelajaran, diskusi pasar real time, serta sinyal trading melalui grup Discord eksklusif. Berdasarkan penelusuran, anggota menerima arahan langsung terkait aset kripto tertentu, termasuk koin Manta.

Dalam pembacaan sementara, pada Januari 2024 pelapor disarankan membeli koin tersebut dengan janji kenaikan signifikan. Namun pada kenyataannya, nilai aset justru anjlok hingga minus 90 persen.
Polisi Dalami Jumlah Korban dan Kerugian
Di sisi lain, informasi di media sosial menyebut jumlah korban mencapai ribuan orang dengan estimasi kerugian hingga ratusan miliar rupiah. Namun, kepolisian menegaskan masih mendalami data tersebut.
Hingga kini, Timothy Ronald belum memberikan pernyataan resmi. Kasus Timothy Ronald pun masih bergulir, dengan publik menanti hasil penyelidikan lanjutan dari aparat penegak hukum.