nusantaramerdeka.id — Media massa terkemuka asal Iran, Hamshahri, secara terbuka merilis daftar berisi 13 nama pemimpin dunia yang dijadikan target pembalasan dendam pasca-serangan udara mematikan Amerika Serikat dan Israel.
Langkah publikasi infografis kontroversial ini dilakukan harian milik Pemerintah Kota Teheran tersebut tepat setelah prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei yang tewas dalam serangan udara.
Sumpah Pembalasan Pemimpin Baru
Mojtaba Khamenei, yang kini menggantikan posisi sang ayah sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, bersumpah akan menuntut balas atas darah para martir yang gugur dalam perang.
“Balas dendam ini adalah tuntutan rakyat kami dan harus dieksekusi,” tegas Mojtaba dalam pesan tertulisnya yang dikutip pada Senin, 13 Juli 2026.
Infografis digital tersebut menampilkan visualisasi rekayasa kecerdasan buatan dengan target mengenakan seragam penjara oranye dan bidikan senjata di dahi.
Nama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump diposisikan berdampingan pada baris paling atas daftar buron tersebut.
Sasar Pejabat Senior dan Pemimpin Eropa
Baris kedua dan ketiga daftar ancaman ini diisi oleh deretan pejabat militer serta diplomatik senior penopang kebijakan luar negeri Amerika Serikat dan Israel.
Tidak hanya menyasar Washington dan Tel Aviv, jajaran pemimpin tertinggi dari benua Eropa turut dimasukkan ke dalam baris akhir daftar target eksekusi.
Nama Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni hingga Perdana Menteri Inggris Keir Starmer secara spesifik diposisikan sebagai target akibat keterlibatan wilayah udara mereka. ***