Jakarta, NusantaraMerdeka.id – Sebanyak 995 pucuk senjata, amunisi, aksesori senjata, hingga alat pembuat peluru ditemukan di sebuah ruangan bekas Kepala Yayasan berinisial IWD di sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Temuan yang diketahui saat pihak sekolah membuka ruangan untuk kebutuhan operasional itu kemudian dilaporkan kepada polisi pada 15 Juli 2026.
Selain 995 pucuk senjata, tim kuasa hukum sekolah menyebut ditemukan pula barang yang diduga narkotika jenis sabu dan ganja serta VCD porno di dalam ruangan tersebut.
995 Pucuk Senjata Ditemukan di Ruang Bekas Kepala Yayasan
Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung Sangaji, mengatakan pihak sekolah awalnya hendak membuka sebuah ruangan untuk kebutuhan operasional guru. Namun, saat ruangan dibuka bersama polisi, mereka menemukan berbagai barang yang diduga berkaitan dengan senjata.
Barang yang ditemukan tidak hanya berupa 995 pucuk senjata, tetapi juga amunisi, aksesori senjata, serta alat pembuat peluru. Temuan alat pembuat amunisi di lingkungan sekolah menjadi salah satu hal yang dipertanyakan pihak yayasan.
“Alat pembuat peluru, kok bisa ada di lingkungan sekolah ini? Kenapa di sekolah yang sangat kita hormati, TK, SD, SMP, SMA ini ada orang yang diam-diam melakukan kegiatannya di situ?” kata Untung di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis.
Senjata dan Barang Lain Ditemukan dalam Satu Ruangan
Untung juga menyebut terdapat airsoft gun di antara barang yang ditemukan. Ia mengatakan senjata tersebut dinilai berbahaya karena larasnya polos dan tidak memiliki alur.
Selain 995 pucuk senjata dan perlengkapannya, tim juga menemukan barang yang diduga sabu dan ganja serta VCD porno. Temuan berbagai jenis barang tersebut membuat ruang bekas Kepala Yayasan menjadi bagian penting dalam penelusuran kasus.
“Kami awalnya ingin membuka sebuah ruangan untuk kebutuhan anak sekolah. Namun, tiba-tiba ketika kami membuka ruangan untuk kepentingan sekolah ini, kami temukan peralatan yang disebut senjata. Airsoft gun yang bisa membunuh karena larasnya itu polos tidak ada alur,” kata Untung.
Polisi Terima Laporan Temuan Senjata
Polres Metro Jakarta Selatan membenarkan adanya temuan sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang. Polisi menerima laporan masyarakat mengenai temuan tersebut pada 15 Juli 2026.
Penyidik kemudian membuat Laporan Polisi Model A sebagai dasar penanganan awal setelah mengetahui adanya temuan tersebut. Laporan itu menjadi dasar sebelum proses penyelidikan terhadap temuan 995 pucuk senjata dan barang lainnya berlanjut.