nusantaramerdeka.id – Libur Imlek membuat BEI tutup pada 16–17 Februari 2026 saat Koreksi IHSG masih membayangi pasar. Bursa Efek Indonesia menghentikan perdagangan dalam rangka cuti bersama dan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Di saat yang sama, investor menunjukkan pola risk off jelang libur panjang. Perdagangan kembali dibuka pada 18 Februari 2026.
Mengacu pada data BEI, Februari 2026 hanya memiliki 18 hari bursa efektif. Pengurangan hari perdagangan terjadi di tengah fluktuasi indeks yang cukup tajam sejak awal bulan.
Koreksi IHSG Sebelum Jeda Perdagangan
Pada periode 2–6 Februari 2026, IHSG turun 4,73% ke posisi 7.935,26. Kapitalisasi pasar merosot menjadi Rp 14.314 triliun dari Rp 15.046 triliun. Rata-rata nilai transaksi harian anjlok 43,45% menjadi Rp 24,75 triliun.
Analis PT MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyatakan, “Kedua, downgrade dari beberapa instituasi asing seperti UBS, Goldman Sachs dan Moody’s di mana dari sentimen-sentimen tersebut berimbas pada membesarnya outflow asing,.”
Tekanan datang dari sentimen MSCI serta penurunan peringkat dan outlook utang Indonesia. Data inflasi 3,55% YoY dan PDB kuartal IV 2025 sebesar 5,39% YoY juga menjadi bagian dari sentimen pasar.
Pola Risk Off Jelang Libur Imlek
Menjelang penutupan bursa, IHSG pada Jumat (13/2/2026) kembali turun 0,64% ke level 8.212. Nilai transaksi tercatat Rp 24,41 triliun. Sebanyak 408 saham melemah, 267 menguat, dan 148 stagnan.
Tim Riset Sinarmas Sekuritas menuliskan, “Pelaku pasar cenderung risk off jelang libur imlek pekan depan. Pelemahan IHSG dibebani oleh saham BBCA, TLKM, dan BREN,.”
Sebanyak 7 dari 11 sektor ditutup di zona merah. Sektor infrastruktur dan basic industri turun masing-masing 1,23% dan 1,06%. Investor asing juga mencatat aksi jual Rp 5,47 triliun pada pekan terakhir.
Dalam praktiknya, koreksi IHSG dan sikap risk off berjalan beriringan. Libur Imlek menjadi jeda dua hari di tengah tekanan jual dan arus modal keluar. Pergerakan indeks selanjutnya akan ditentukan setelah perdagangan kembali dibuka pada 18 Februari 2026.