nusantaramerdeka.id – Klasemen Proliga 2026 bergerak usai Jakarta Pertamina Enduro kalah 1-3 dari Jakarta Livin Mandiri di GOR Utama Bojonegoro, Jumat (13/2/2026). Skor 12-25, 20-25, 25-15, 20-25 bukan sekadar hasil laga, tetapi langsung memengaruhi perebutan tiket final four.
Livin kini mengoleksi 5 kemenangan dengan 16 poin dari 10 pertandingan. Mereka menempel Jakarta Electric PLN di posisi ketiga yang memiliki 6 kemenangan dan 17 poin. Selisihnya tipis. Persaingan empat besar makin rapat.
Final Four Kian Terbuka
Kemenangan atas pemuncak klasemen memberi tiga poin penting bagi Livin. Tambahan ini menjaga posisi mereka di peringkat keempat.
Di sisi lain, Jakarta Popsivo Polwan masih memiliki satu laga lebih banyak. Artinya, setiap pertandingan tersisa memiliki nilai strategis.
Dua laga terakhir Livin akan menentukan arah klasemen. Mereka dijadwalkan menghadapi Bandung bjb Tandamata dan Jakarta Electric PLN. Kedua tim tersebut juga bersaing untuk slot final four.
Margin Tipis di Zona Tengah
Secara faktual, jarak poin antar tim papan tengah sangat sempit. Satu kemenangan bisa menggeser posisi dua tingkat sekaligus.
Dalam praktiknya, konsistensi menjadi kunci. Livin menunjukkan stabilitas pada dua set awal dengan skor 25-12 dan 25-20. Keunggulan itu menjadi fondasi tiga poin krusial.
Posisi Enduro Tak Lagi Aman
Jakarta Pertamina Enduro tetap mencatat 7 kemenangan dari 10 laga. Namun kekalahan ini membuat jarak dengan pesaing terdekat semakin tipis.
Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia hanya kalah selisih poin dan memiliki sisa laga lebih banyak. Dengan kata lain, puncak klasemen masih bisa berubah sebelum reguler season berakhir.
Megawati Hangestri Pertiwi hanya mencetak lima poin dalam laga tersebut. Pada dua set awal, kontribusinya tiga angka. Blok disiplin dan penerimaan stabil Livin membatasi efektivitas serangan Enduro.
Momentum set ketiga sempat memberi harapan bagi Enduro lewat kemenangan 25-15. Namun pada set keempat, skor imbang 13-13 berubah setelah dua kesalahan servis dan ace lawan membuat jarak 14-16.
Proliga 2026 kini memasuki fase krusial. Perebutan final four berlangsung ketat. Selisih poin tipis membuat setiap reli dan setiap set memiliki konsekuensi langsung terhadap posisi klasemen.