nusantaramerdeka.id – Film Jumbo mencatat lonjakan cepat di box office Korea Selatan dengan masuk posisi enam besar pada hari debut, namun langsung tersingkir dari 10 besar sehari kemudian. Pergerakan ini memperlihatkan dinamika keras pasar box office Korea.
Pada hari pertama penayangan, Film Jumbo mengumpulkan 12.648 tiket. Angka itu setara sekitar US$79 ribu dan cukup untuk menempatkannya di peringkat keenam box office harian Korea Selatan.
Posisi ini membuat Film Jumbo berada di atas beberapa judul lain yang lebih dulu tayang. Dalam waktu singkat, animasi Indonesia tersebut langsung masuk radar persaingan.
Namun, situasi berubah hanya dalam hitungan satu hari.
Penurunan Tajam dalam 24 Jam
Pada hari kedua, jumlah penonton Film Jumbo turun drastis menjadi 2.547 tiket atau sekitar US$16 ribu. Dampaknya langsung terlihat di peringkat.
Film ini keluar dari 10 besar dan berada di posisi ke-11 box office harian. Penurunan ini terjadi dalam waktu 24 jam sejak debut.
Yang jadi sorotan, perubahan tersebut terjadi tanpa jeda. Artinya, pergerakan di box office Korea berlangsung sangat cepat.
Dalam praktiknya, posisi film bisa berubah setiap hari tergantung jumlah tiket yang terjual. Film yang tidak mampu menjaga angka penonton akan langsung tergeser.
Tersalip Film Baru dalam Waktu Singkat
Pada saat yang sama, Film Jumbo juga disalip oleh sejumlah judul lain yang tayang bersamaan. Salah satunya adalah Sentimental Value, film yang mendapat sorotan karena masuk nominasi Best Picture Oscar.
Masuknya film baru langsung mengubah komposisi peringkat. Ini menunjukkan bahwa setiap rilisan memiliki peluang mengambil posisi dalam waktu cepat.
Dengan kata lain, tidak ada ruang aman di papan box office.
Pola Pergerakan Cepat di Pasar Korea
Yang perlu digarisbawahi, pasar Korea Selatan dikenal memiliki ritme yang agresif. Perubahan peringkat terjadi hampir setiap hari.
Film lokal, rilisan internasional, hingga judul baru saling berebut layar dan penonton. Situasi ini menciptakan persaingan yang padat.
Dalam konteks ini, capaian awal Film Jumbo menunjukkan daya tarik pembuka. Namun, penurunan di hari kedua menegaskan bahwa konsistensi menjadi faktor utama.
Pergerakan dari posisi enam ke luar 10 besar dalam satu hari menjadi gambaran nyata bagaimana ketatnya persaingan box office Korea.