nusantaramerdeka.id – Tim putra Malaysia langsung membuka langkahnya di Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026 dengan keunggulan cepat. Tunggal pertama Malaysia, Justin Hoh, mengamankan poin pembuka usai menaklukkan wakil Myanmar, Hein Htut, dalam dua gim langsung 21-18, 21-19, Rabu (4/2/2026).
Kemenangan ini memastikan Malaysia unggul 1-0 sejak partai pertama. Momentum awal pun langsung berpihak kepada skuad Negeri Jiran, yang tampil tanpa ragu pada laga pembuka Grup D.
Poin Awal Menentukan Arah Pertandingan
Sebagai partai pembuka, duel Justin Hoh membawa bobot strategis. Malaysia membutuhkan start bersih untuk menghindari tekanan sejak awal laga. Meski sempat tertinggal tipis menjelang interval gim pertama, Hoh mampu menjaga fokus dan membalikkan keadaan pada fase krusial.
Persaingan poin berlangsung ketat. Namun, Hoh tampil disiplin dalam reli-reli penentuan. Gim pertama diamankan, dan keunggulan Malaysia pun terbentuk sejak awal pertandingan.
Respons Cepat di Tengah Tekanan
Memasuki gim kedua, Justin Hoh kembali mengambil inisiatif. Ia langsung mencatatkan keunggulan tiga poin beruntun. Hein Htut sempat menyamakan kedudukan di skor 13-13, tetapi Malaysia tidak kehilangan kendali.
Pada titik ini, respons cepat menjadi pembeda. Hoh mencetak lima poin berturut-turut, menjauh dari kejaran lawan, dan mengamankan match point di posisi 20-16 sebelum menutup laga 21-19.
Momentum Awal yang Dijaga Hingga Akhir
Secara faktual, kemenangan Justin Hoh menjadi fondasi penting bagi laju Malaysia. Dengan keunggulan 1-0, tekanan berpindah ke pihak lawan. Malaysia kemudian melanjutkan pertandingan dengan lebih terkontrol.
Dalam praktiknya, momentum awal ini berujung pada kemenangan sempurna. Malaysia menyapu bersih laga melawan Myanmar dengan skor akhir 5-0. Poin pembuka dari Justin Hoh menjadi penanda awal dominasi tersebut.
Dengan hasil ini, Malaysia menempatkan diri dalam posisi kuat di Grup D dan menjaga ritme kompetisi sejak pertandingan pertama digelar.