Ogah Kompromi Kekuasaan, 1,3 Juta Massa ORI Hantam Balik Partai Buruh

Sekjen Partai Buruh Mundur

nusantaramerdeka.id — Partai Buruh dihantam badai perpecahan hebat setelah Organisasi Rakyat Indonesia resmi menyatakan keluar massal dari keanggotaan partai pada Jumat, 26 Juni 2026. Langkah tegas ini memicu keretakan besar di internal partai yang mengklaim sebagai wadah perjuangan kelas pekerja tersebut.

Pengunduran diri massal ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Buruh demisioner, Ferri Nuzarli, dalam konferensi pers di Hotel Ambhara, Jakarta. Keputusan ini melumpuhkan separuh kekuatan basis massa riil partai menjelang persiapan verifikasi faktual Pemilu.

Akar utama friksi ideologis ini dipicu oleh sikap politik pimpinan faksi yang bertolak belakang terhadap tawaran kekuasaan dari pemerintah. Presiden Partai Buruh Said Iqbal memilih masuk ke lingkaran istana, sementara induk organisasi ORI justru menunjukkan sikap sebaliknya.

Fakta yang luput dari media arus utama mengungkap bahwa pimpinan KSPSI Andi Gani Nena Wea secara konsisten menolak tawaran jabatan dari Presiden Prabowo Subianto. Sikap bernyali untuk tetap berada di luar pemerintahan inilah yang menjadi hulu runtuhnya kesepahaman arah perjuangan antar faksi.

Baca Juga :  Dokter Hina Pasien BPJS Viral, KKI Tetap Proses Dugaan Pelanggaran

Eksodus ini langsung memicu efek domino yang meruntuhkan struktur kepengurusan partai di berbagai daerah. Seluruh jajaran pengurus ekskutif Partai Buruh di Daerah Istimewa Yogyakarta dilaporkan ikut mundur massal sebagai bentuk solidaritas ideologis.

“Kami menilai bahwa terdapat perbedaan pandangan, sikap, serta arah perjuangan yang semakin mendasar antara organisasi kami dengan kebijakan dan langkah-langkah yang ditempuh Partai Buruh saat ini,” tegas Ferri Nuzarli, Jumat, 26 Juni 2026.

Kehilangan Setengah Nyawa Basis Massa Riil

Pernyataan keluar dari ORI tidak dapat dianggap enteng oleh jajaran elite politik Partai Buruh. Sebagai salah satu organisasi inisiator terbesar sejak kongres lahir kembali pada 2021, ORI menyumbang jejaring anggota yang masif di 38 provinsi.

Bantahan Skenario Solid dari Internal Elite

Merespons guncangan politik tersebut, Presiden Partai Buruh Said Iqbal berupaya meredam situasi dengan menganggap remeh dampak perpindahan massa itu. Pihaknya mengklaim mesin organisasi akan tetap berjalan normal melalui agenda pergantian pengurus secara kilat.

“Hari Senin, 29 Juni 2026 kami akan mengadakan pelantikan pengurus di tingkat pusat dan daerah, jadi Partai Buruh dipastikan tetap solid,” ujar Said Iqbal, Sabtu, 27 Juni 2026. ***

Baca Juga :  Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Demokrasi Terancam